Friday, September 30, 2016
Wednesday, September 28, 2016
Resep Chapsaltteok (Mochi Korea)
![]() |
| Chapsseltteok a.k.a Mochi Korea |
For Receipe, Please kindly check my new blog for "Karya Only" in MYSAHASAKA
![]() |
| adonan mochi yang sudah dicetak |
![]() |
| mochi mantika~ |
#nunggudingijanganditiup #nunggudinginsambildzikir #sebelummakanjanganlupabacaBismillah #janganmencelamakanan
Tuesday, September 27, 2016
Mungkinkah Untuk Tetap Taat Sampai Mati?
Bagaimana Saya kedepannya hanya Dia yang tahu. Dia yang sudah
menuliskan, Dia Yang Maha Mengetahui. Yang saya bisa lakukan hanya istiqomah agar mendapatkan akhir kehidupan yang Khusnul Khotimah.
Dipertengahannya entah terjadi apa, Saya tidak tahu. Terkadang Saya khawatir,
khawatir berbalik ke belakang. Karena sesungguhnya hati manusia itu
berbolak-balik. Kadang baik sekali, kadang (lupa) sampai bisa menjadi jahat
sekali.
Memang seluruh amalan tergantung pada akhirnya. Tapi hal ini bukan
menjadi alasan kita untuk mudah berbuat maksiat. sesungguhnya kita tidak tau kapan
waktu akhir itu. Maka alangkah baiknya setiap detik kita anggap bisa saja
sebagai “waktu akhir”, agar kita pun selalu berada dalam ketaatan kepadaNya.
Sebagai manusia biasa yang mudah khilaf dan lupa, sangat sulit untuk bisa
menjadi taat setiap saat. Terkadang masih suka berbuat maksiat meskipun sudah
tau hukum syariat. Tapi Allah Maha Baik pada hamba-hambaNya dengan
memberikan kesempatan untuk bertaubat. Selagi masih hidup, masih dikasi
kemampuan untuk berdoa dan memohon ampunan kepadaNya, Maka beristighfarlah.
Selalu muhasabah diri.
Saya pernah mendengar cerita orang yang dahulunya sangat taat, alim dan
selalu mengajak orang pada kebaikan , sekarang malah menjadi orang yang tidak
lagi berbuat demikian, bahkan ada yang kafir. Subhanallah. Kemana
kebaikan-kebaikan yang dahulu selalu mereka sampaikan, kemana ilmu agama mereka,
kenapa mereka sampai berani menjual keimanan mereka.
Cerita dari saudara Saya yang pada suatu kesempatan mengadiri reuni, dia
bertemu dengan seorang temannya yang dahulu ketika masih sekolah sangat rajin
mengajak mereka untuk shalat tarawih ketika Ramadhan, sekarang telah keluar dari
islam. Subhanallah. Saya jadi melihat ke diri saya, ketika berhijrah ini saya
memang sangat sering mengajak adik-adik saya untuk shalat, tidak berpacaran,
dan mengingatkan mereka akan perintah & larangan Allah lainnya. Kisah teman
saudara Saya ini menjadi pelajaran bagi saya agar saya ingat untuk istiqomah dan tidak menjadi sombong ketika Allah memberikan saya kesemptan
untuk bisa berbuat baik. Karena setan ketika tidak bisa merayu seseorang
berbuat maksiat maka dia akan membuat seseorang berbangga-bangga akan amalnya
sehingga menghadirkan sifat ujub dan riya’.
Cerita lain lagi, seorang kerabat bertanya kepada saudaranya yang selama
ini dipertanyakan keimanannya. Ketika ditanya agama apa dia sekarang, diapun
menjawab dengan jawaban yang mengejutkan, dia berkata “ Kalau tetap islam, saya
miskin”. Subhanallah. Semoga orang tersebut diberi hidayah. Aamiin. Saya yang mendengar
ceritanya sampai tidak tega harus mendengar kata-kata seperti itu. Takut miskin
karena memeluk agama islam? Sungguh tidak tahukah dia siapa yang memberinya
rezeki selama ini? Dunia.. oh duniaa.. ketika dunia sudah memperbudak kita,
kita lupa akan siksaan di akhirat. Padahal hidup di dunia ini tidaklah lama.
Bahagiakah mereka dengan keluar dari Islam? Kisah lain yang saya dengar
tentang orang yang beralih dari agama islam, justru kehidupannya menjadi lebih
sulit. Kalau saja dia menyadari, sebenarnya kesulitan itu bukan karena Allah
membencinya tapi sesungguhnya itu sebagai penghapus dosa baginya. Karena Allah
mengurangi dosa kita dengan memberikan musibah, bahkan tertusuk duri sekalipun.
Sesungguhnya Allah masih sayang dan ingin dia kembali untuk beriman kepadaNya. Yang
dikhawatirkan apabila seseorang yang sudah berani mendustakan Allah tapi diberi
kenikmatan yang berlimpah, hati-hati Istidraj, bisajadi Allah sudah tidak sayang lagi sama
orang tersebut.
- Istidraj , artinya suatu jebakan berupa kelapangan
rezeki padahal yang diberi dalam keadaan terus menerus bermaksiat pada Allah-
Dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
إِذَا رَأَيْتَ اللهَ
تَعَالَى يُعْطِي الْعَبْدَ مِنَ الدُّنْيَا مَا يُحِبُّ وَهُوَ مُقِيمٌ عَلَى
مَعَاصِيْهِ فَإِنَّمَا ذَلِكَ مِنهُ اسْتِدْرَاجٌ
“Bila kamu melihat Allah memberi
pada hamba dari (perkara) dunia yang diinginkannya, padahal dia terus berada dalam
kemaksiatan kepada-Nya, maka (ketahuilah) bahwa hal itu adalah istidraj
(jebakan berupa nikmat yang disegerakan) dari Allah.” (HR. Ahmad 4: 145.
Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan dilihat dari jalur
lain).
Semua kisah tersebut
menjadi pelajaran bagi Saya untuk istiqomah, agar tidak sampai mengalami
seperti yang dialami orang-orang tersebut. Saya harus terus muhasabah diri dan
beristighfar. Saya harus belajar lagi dan menimba ilmu lebih banyak, terutama
tentang tauhid, agar saya tidak terjerumus pada kesyirikan maupun kekafiran.
Ada doa yang diajarkan Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wasallam agar kita bisa
Istiqomah :
“ Yaa
Muqollibal quluub tsabbit qolbii ‘alaa diinika ”
(Ya Allah
yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku agar senantiasa di atas
agamaMu).
- H.R.
Tirmidzi-
Doanya diamalkan terus ya, karena kita tidak tahu sekuat apa kita menghadapi
godaan di zaman fitnah ini. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam saja
selalu mengamalkannya masa kita yang “bukan siapa-siapa” ini enggan.
Insya Allah, semoga tulisannya bermanfaat :)
#hijrahyok #muhasabahyok #istiqomahyok #jannahoriented
Resep Tteokbeokki
![]() |
| MAKAN YOK! |
For Receipe, Please kindly check my new blog for "Karya Only" in MYSAHASAKA
![]() |
| tteok yang telah dipotong-potong |
![]() |
| tambah mie biar tambah rame |
Jalbbeogesemnidaaaa~
Bismillah..
Nyam… Enyaaak.. Bashitaaaa~ kan kan kan sok kokoreaan lagi. Aiissh.. zzzzzz
#nunggudingijanganditiup #nunggudinginsambildzikir #sebelummakanjanganlupabacaBismillah #janganmencelamakanan
Monday, September 26, 2016
Resep Bubur Sumsum
![]() |
| sajikan dengan teh manis hangat~ For Receipe, Please kindly check my new blog for "Karya Only" in MYSAHASAKA |
......
......
#nunggudingijanganditiup #nunggudinginsambildzikir #sebelummakanjanganlupabacaBismillah #janganmencelamakanan
UKHT!
Saya memiliki
mimpi untuk memiliki sebuah bisnis yang bergerak di bidang fashion. Saya ingin
berjualan busana syar’i. Mendadak ingin belajar menjahit. Ingin membuatnya dari
awal sendiri, brand sendiri. Aamiin.
Tapi saya sadar
memiliki keterbatasan dalam kemampuan menjahit. Bahkan dalam banyak hal. Kalau
boleh dirincikan, kendala-kendalanya adalah sebagai berikut :
- Saya bukan
berasal dari kalangan keluarga pebisnis, sehingga tidak punya cukup modal,
bahkan bisa dikatakan tidak ada
- Saya bukanlah
pemerhati mode, saya termasuk orang yang simpel dalam berbusana, tapi disini
karena busana syar’i itu sendiri seharusnya memang berguna sebagai penutup “perhiasan”
maka akan menjadi salah tujuan apabila dirancang terlalu berlebihan
- Saya tidak
pandai menggambar, untuk mendesain sesuatu yang unik masih belum ada ide yang
begitu cemerlang, masih suka meniru desain-desain yang pernah saya lihat. Tapi memang
dari dulu saya tidak pandai meniru, alhasil selalu berbeda hasilnya
- Saya tidak
pandai berpromosi, saya tidak pandai berbicara yang bisa mengajak orang lain
tertarik pada apa yang saya tawarkan. Tapi kalau dalam islam memang kita tidak
boleh berkata dusta dengan tujuan agar jualanan kita laku. Untuk berbicara apa
adanya mungkin saya bisa. Hehe
- Saya lulusan
Arsitek. Yah ini terkadang kepikiran, tepatnya kepikiran apa yang dipikirkan
orang lain. “Kok Arsitek jadi tukang jahit? Sayang dong ilmunya, sudah di
sekolahin mahal-mahal malah gak kepakai.” Ada alasan tersendiri kenapa saya
tidak dulu melanjutkan “pekerjaan” yang sesuai dengan apa yang saya dapat
selama “kuliah”, yang kalau saya jelaskan tak semua orang bisa paham.
- Saya kurang
mendapat dukungan (sepertinya). Ada setitik kepesimisan dari orang-orang
terdekat memandang keinginan saya ini. Entah itu hanya saya saja yang baper
atau memang benar adanya. Tapi perasaan tersebut suka sesekali muncul. Mungkin
ya karena masih berharap saya tidak lari jalur.Tetap menjadi karyawan saja di
perusahaan yang sesuai dengan jurusan saya. Bisnis hanya sampingan saja.
Seringnya begitu yang saya dengar.
- Saya belum
punya konsumen pasti. Maksudnya disini adalah yang menggunakan pakaian syar’i
seperti apa yang saya cita-citakan sebagai produk saya kelak, hanya saya saja
di dalam lingkungan keluarga, teman-teman, bahkan untuk di daerah tempat saya
tinggal sekarang masih sedikit sekali saya jumpai orang berbusana syar’i. Bukankah
kita membuat suatu usaha melihat pasarnya terlebih dahulu? Kalau sudah tahu
peminatnya tidak ada kenapa masih berani juga memilih bisnis tersebut?
Pertanyaan-pertanyaan seperti itu sering muncul.
- Saya tinggal
di kota kecil, Pematangsiantar. Yang kalau mau beli-beli bahan untuk produksi
harus keluar kota sehingga menyebabkan ongkos kirim menjadi mahal yang
berakibat akan menjadi mahal pulalah
produk saya nanti. Emang ada yang mau beli? Udah minim peminat, harga mahal
pula, bisnis pemula, penjahit amatiran, masih berani jualan??
- Saya tidak
bisa menjahit, masih baru belajar sih. Alhamdulillah Allah seperti memberi
jalan dan kemudahan, seperti berikut ;
1.
Saya semangat untuk menjahit meski awalnya merasa pasti sulit,
2.
Ketika mengalami salah jahit , saya tidak putus asa, tetap semangat memperbaiki
3.
Tertarik untuk membeli kain dan mencari desainnya,
4. Akhirnya setelah beberapa
waktu dalam pencarian, saya mendapatkan guru les, gurunya sudah sesepuh tapi
masih oke dalam menjahit, jahitannya rapi dan bagus, Sabar dalam mengajar,
biaya les yang murah pula,
5. Saya merasa lancar-lancar
saja ketika belajar,
6. Saya tidak merasa bosan dan
malas, malah sampai lupa makan *jangan ditiru*
Itulah beberapa
kemudahan yang saya rasa selama belajar menjahit. Alhamdulillah, mungkin inilah
jalannya.
Saya pikir
intinya ada pada kemampuan saya menjahit ini. Kalau saya sudah mahir dan saya
berani untuk memulai usahanya, maka segala kendala-kendala yang saya jabarkan
tadi bisa terhilangkan. Yang penting tetap tawakkal sama Allah. Niatkan untuk
mencari rezeki yang halal biar berkah.
Tetapi jangan
lupa juga untuk menghadapi hal terburuk. Mencapai sukses gak semudah itu. Harus
sabar dalam setiap prosesnya. Pasti ada jatuh bangun. Jangan sampai menempuh
jalan yang di larang sama Allah. Makanya kita sebagai pengusaha muslim harus
belajar dulu bagaimana berbisnis Ala Rasullullah Shallallah ‘alaihi wasssalam
biar paham dan tidak salah arah.
Baiklah semoga
kita semua tidak pernah berhenti berdoa dan berikhtiar. Tetap berada di jalan
yang lurus, diberi kemudahan serta diberikan kekuatan dan kesabaran dalam
menjalani setiap cobaanNya. Aamiin..
Sunday, September 25, 2016
salah is my middle name
Kayaknya untuk sekarang apapun
yang saya lakukan pasti salah
Mau saya berakhlak buruk maupun
berakhlak baik tetap saja tak sesuai di mata mereka
Sedih.. tapi ya mau gimana
lagi..
Mungkin mereka sudah terbiasa
menilai orang dari satu kesalahan yang terbuat dan melupakan segala kebaikan
yang pernah hadir
Dipandang seperti tidak ada
manfaatnya itu menyedihkan
Apalagi yang memperlakukan
seperti itu orang terdekat
Selalu bertatapan tiap detiknya
Dan yang lebih sulitnya adalah
ketika harus bisa tidak marah
Karena kalau sampai terbawa
emosi bisa berujung pada neraka
Pilihan yang sulit
Dan ini adalah bagian dari
skenarioNya untuk memilih siapa hambaNya yang sabar
Salah satu harus ada yang
mengalah
Toh berharap semua sesuai mau
kita, tidak akan pernah terjadi
Kalau semua seperti ingin kita
memang enak, tapi dimana Dia bisa tahu letak sabarnya kita
Bagaimana kita bisa menjadi
orang terpilih
Konsep hidup di dunia ini
memang Ujian
Dunia bagi orang yang tidak
beriman bagai surga
Sedangkan bagi orang mukmin seperti neraka
Jalani saja sesuai dengan
tuntunan yang dibawa RasulNya
Kekasaran dibalas kelembutan,
kejahatan dibalas kebaikan, cercaan dibalas dengan doa yang baik
Sesungguhnya semakin berbobot
agama seseorang, maka cobaannya makin berat
Dan siapa yang agamanya ringan,
maka cobaannya akan ringan
Tinggal pilih mau di posisi
yang mana
Allah sudah kasih hidayah
Bersyukur dan Istiqomahlah
Yakin bahwa Allah akan bantu
Karena Allah sebaik-baiknya
penolong
#cumamauceritadikit #buatmuhasabah #gakbolehmarah #gakbolehmelawan
Subscribe to:
Posts (Atom)







